SuaraBanyuurip.com -Â Totok Martono
Lamongan – Demi bisa bersekolah para pelajar di Lamongan, Jawa Timur harus rela ‘bertaruh nyawa” dengan bergelantungan naik kendaraan saat berangkat dan pulang sekolah.
Seperti yang terjadi di Jalan Raya Sidomukti-Brondong. Para pelajar di salah satu SMP di Lamongan itu harus bergelantungan di tosa yang telah dimodifikasi khusus sebagai sarana angkutan, Senin (21/11/2016).
Para pelajar itu nekad naik kendaraan roda tiga dengan cara bergelantungan untuk segera bisa sampai dirumah. Padahal kondisi tersebut sangat membahayakan keselamatan mereka. Selain rentan terjatuh, arus lalu lintas jalan raya yang dilintasi cukup ramai.
“Anak-anak sekolah terpaksa bergelantungan naik kendaraan karena terbatasnya alat angkutan. Selain itu mereka sudah tidak sabar ingin sampai rumah karena lapar,” ujar salah satu warga Sidomukti, Haris, kepada suarabanyuurip.com.(tok)