SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, merasa heran kepada tim anggaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, yang berani memasang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2017 sebesar Rp3,2 triliun.
“Padahal, kita tahu kondisi APBD pada tahun berjalan nanti telah banyak dikurangi beban hutang, lebih salur, dan lain sebagainya,” ujar Wakil Ketua Banggar, Sukur Prianto, saat rapat kerja pembahasan KUA PPAS APBD tahun anggaran 2017 diruang paripurna, Senin (21/11/2016).
Pihaknya mengingatkan tim anggaran Pemkab Bojonegoro untuk tidak gegabah dalam menghitung estimasi APBD tahun 2017.
Jangan sampai, pada saat dipasang Rp3,2 triliun terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti pada tahun 2016 sekarang. Seperti adanya lebih salur Dana Bagi Hasil (DBH) Minyak dan Gas Bumi (Migas) ataupun penurunan DBH Migas.
“Kami hanya ingin pendapatan yang dihasilkan sehat dan realistis. Itu saja,” pungkasnya.(rien)