Basarnas: Butuh Waktu Lama Evakuasi

Pencarian ABK

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban – Badan Search And Rescue Nasional (Basarnas) Surabaya menyebut jika upaya evakuasi bangkai Kapal Motor (KM) Mulya Jati asal Jawa Tengah membutuhkan waktu cukup lama. Alasannya dalam pencarian hari ketiga, dari lima tali seling pada crane yang mengikat KM Mulya Jati tiga diantaranya putus.

“Akhirnya pencarian ketiga hari Senin (21/11) kemarin belum membuahkan hasil apapun,” terang Kasi Ops Basarnas Surabaya, Gusti Anwar, dalam keterangan rilisnya kepada media di Pelabuhan PT TPPI Tuban, Selasa (22/11/2016).

Anwar menjelaskan, timnya masih kesulitan untuk menemukan keberadaan 12 Anak Buah Kapal (ABK) yang tenggelam. Kodisi sulit ketika bangkai KM Mulya Jati terjatuh kembali dari pengikat seling crane.

Pencarian hari ketiga yang menggunakan dua kapal, yakni Kapal KN SAR Surabaya dan kapal KN Grantin dari Kesatuan Penjaga Laut dan Pantai (KPLP) belum menemukan hasil. Tim hanya menemukan nama kapal KM Mulya Jati, yang sebelumnya disebut KM Mulya Sejati.

Informasi yang dihimpun suarabanyuurip.com di lokasi, dua kapal pencari korban ABK KM Mulya Jati tiba di pelabuhan Trans Pasific Petrochemical Indotama (TPPI) sekitar pukul 18.30 WIB. Seketika beberapa tim menuruni anak tangga, untuk merapat dengan tim lainya.

Baca Juga :   Korban Meninggal Laka Lantas Meningkat 50 %

“Kami mohon doanya semoga pencarian di hari keempat lancar, dan gelombangnya tidak besar,” harapnya.

Sementara, Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban, Joko Ludiono, yang ikut langsung dalam pencarian di titik kecelakaan kapal membenarkan, apabila gelombang tinggi menjadi hambatan tersendiri bagi tim Basarnas dalam proses evakuasi bangkai kapal.

“Ombak di tengah laut lumayan tinggi dan alhamdulillah cuacanya terang,” sambungnya.

Joko yang bersama tim Basarnas Surabaya, juga menunjukan papan nama KM Mulya Jati yang ditemukan petugas di sekitar lokasi di jarak 17 mil dari bibir pantai. (Aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *