Utamakan Aspek Lingkungan dan Sosial

SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora, Jawa Tengah, menyambut baik dengan rencana akan dieksplorasinya lapangan minyak dan gas bumi (Migas) Trembul, Kecamatan Ngawen oleh Kontrak Kerja Sama Operasi (KSO) Pertamia Eksplorasi Produksi (EP) PT Sarana GSS Trembul pada tahun 2017 mendatang.

Informasi yang berhasil dihimpun PT Sarana GSS Trembul, yang merupakan perusahaan patungan (Joint Venture/JV) antara Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jawa Tengah, PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah dan perusahaan Singapura, GSS Energy Ltd. Perjanjian KSO dengan Pertamina EP telah ditandatangani hari Rabu (2/11/2016) lalu.

Area Operasi Migas Trembul terletak di Desa Talokwohmojo, Kecamatan Ngawen. Dengan luas area operasi 47,6 km2. Lapangan Trembul diperkirakan memiliki cadangan (reserve) minyak sebesar 40,1 juta barel.

Teguh Wiyono, Kabid Migas Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Blora, menyatakan, bahwa yang terpenting bagi daerah adalah aspek lingkunggan dan sosial harus diutamakan. “Karena aspek tersebut yang berdampak langsung terhadap kehidupan warga disekitar proyek,” ungkapnya, kepada suarabanyuurip.com, Senin (21/11/2016).

Baca Juga :   Pesanggem Bluluk Tak Mengenal Elpiji

Sehingga, lanjut dia, komunikasi perlu dilakukan dengan pihak warga dan pemangku kebijakan di daerah.”Ya, sebaiknya kegiatan ekplorasi atau ekploitasi Migas tentunya tetap mematuhi koridor syarat administrasi dan teknis sesuai aturan perudangan Migas yang ada,” pungkasnya. (ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *