SuaraBanyuurip.com -Â Ahmad Sampurno
Blora – Memasuki triwulan ke III tahun 2016, prosentase lifting minyak bumi Kabupaten Blora, Jawa Tengah masih rendah dari target yang telah ditentukan sebesar 75%. Terbukti, prosentase lifting masih pada angka 29,04%.
“Masih belum memenuhi target yang diharapkan, yakni sebesar 75%,” ungkap Kepala Bidang Migas Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Blora, Teguh Wiyono, kepada suarabanyuurip.com, Selasa (29/11/2016).
Perhitungan prosentase tersebut, menurut Teguh, didasarkan atas Prognosa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2016 sebesar 842,72 ribu barel. “Kondisi ini dikarenakan terdapat tiga sumur minyak yang off di Wilayah Kerja Pertambangan (WKP) PT Pertamina EP di Blora,” terangnya.
Berbeda dengan prosentasi lifting gas bumi di Kabupaten Blora yang telah melebihi target yang diharapkan. “Sampai dengan triwulan III, prosentase mencapai 84,64%,” ungkap Teguh.
Perhitungan tersebut didasarkan atas prognosa APBN tahun 2016 yang telah ditetapkan sebesar 13.128,48 ribu MMBTU. “Ini berasal dari Lapangan Blok Gundih yang dikelola oleh Pertamina EP Asset 4 Field Cepu,” ujarnya. (ams)