519 Rumah Warga Direndam Banjir

lurah cucuk

SuaraBanyuurip.com - Totok Martono

Lamongan – Sebanyak 519 rumah warga di Kelurahan Banaran, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur terendam banjir seiring dengan semakin tingginya debit air Bengawan solo.

Ketinggian debit air Sungai Bengawan Solo siang tadi mencapai 8.51 meter. Diperkirakan debit air akan terus meninggi. Karena sejak siang tadi hujan deras mengguyur daerah yang berbatasan dengan Kecamatan Boureno, Kabupaten Bojonegoro.

Ketinggian banjir sendiri mencapai 30 cm-50 cm. Sebagian besar rumah warga terendam banjir yaitu di wilayah Banaran, Santren, Kalong, dan Gerdu.

Selain pemukiman warga, banjir juga menenggelamkan lahan pertanian seluas 6 hektar. Padahal lahan sawah tersebut terdapat tanaman padi berusia sekira 2 bulan. Akibat terendamnya tanaman itu sesuai data dari Kelurahan Banaran menelan kerugian Rp.32.200.000,-

“Tanamannya hancur total terendam banjir, Mas. Padahal untuk biaya tanam modalnya hutang semua,” keluh salah satu warga setempat, Pardi, kepada suarabanyuurip.com, Kamis (1/12/2016).

Lurah Banaran, Cucuk Subagiyana, mengaku, sejak pagi terus berkeliling melihat kondisi di wilayahnya yang terendam banjir.
“Kami terus mengantisipasi luapan air Bengawan Solo dan meminta warga untuk terus waspada,” kata Lurah Cucuk Subagiyana ditemui di lokasi banjir, suarabanyuurip.

Baca Juga :   PD Muhammadiyah Bojonegoro : Idul Adha Bersamaan Arab Saudi Kebetulan

Untuk mencegah luapan banjir Cucuk bersama staf Kelurahan dan warga sejak pagi melakukan kerja bakti memperlancar saluran air di pemukiman warga yang terendam banjir dan menutup pintu saluran air.

“Kami sudah mengajukan laporan data banjir ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan instansi tetkait lainnya agar segera memberikan bantuan kepada warga terdampak banjir,” cetus Cucuk.

Agar tidak menimbulkan kerugian harta benda yang lebih besar sebagian warga telah mengungsikan barang berharga mereka seperti barang elektronik, kendaraan bermotor hingga hewan ternak ketempat yang lebih tinggi.(tok)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *