Penderita HIV/AIDS di Blora Meningkat Setiap Tahun

SuaraBanyuurip.comAhmad Sampurno

Blora – Sejak tiga tahun terakhir ini penderita HIV/AIDS di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, terus mengalami peningkatan. Penyakit mematikan ini kebanyakan diderita orang kelas ekonomi atas.

Data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Blora, pada tahun tahun 2013 jumlah kasus HIV/AIDS sebanyak 30 orang, dan meningkat di tahun 2014 sebanyak 60 orang. Kemudian pada 2015 meningkat lagi sebanyak 81. Sedangkan untuk tahun 2016 ini ditemukan 40 penderita baru dari hasil pemeriksaan di klinik Voluntary Counseling Test (VCT) di rumah sakit. 

Jumlah tersebut belum ditambah dengan hasil pemeriksaan secara mobile  terhadap Pekerja Seks Komersial (PSK) dengan jumlah banyak 27 orang. Serta dua orang balita yang juga terdekteksi sebagai penderita.   

Kepala Bidang Pencegahan, Pemberantasan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Permukiman (P3LP) Dinas Kesehatan Blora, Lilik Hernanto menjelaskan, data 40 orang tersebut dilakukan dengan VCT Biasa.

“Kalau VCT bisa orangnya yang datang memeriksakan diri,” katanya kepada suarabanyuurip.com, Jumat (2/12/2016) kemarin. 

Baca Juga :   Virus Corona Merebak, Bojonegoro Berlakukan Jam Malam

Namun, Lilik tidak menjelaskan asal daerah orang-orang yang terkena HIV tersebut. Menurut dia, penderita tersebut datang dari berbagai kalangan. Mulai dari ibu rumah tangga maupun pekerja.

“Bukan dari yang menengah kebawah,” ucapnya. 

Saat ini mereka yang terdeteksi mendapatkan perawatan dari rumah sakit. Yakni dengan pengobatan dengan cara terapi antiretroviral (ARV) atau mengobati infeksi HIV dengan beberapa obat.

“ARV tidak membunuh virus, tapi  hanya  melambatkan pertumbuhan virus,” tegas Lilik. 
Pihaknya terus melakukan pendataan, dan mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap penyakit HIV/AID.

“Hindari perilaku yang berisiko bisa menularkan penyakit seperti seks bebas,” pesan Lilik. (ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *