Upayakan Gedung Sekolah Dapat Ditempati Kembali

BPBD Tuban bersikan lumpur

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban – Pasca air luapan Bengawan Solo surut sejak hari Minggu (4/12) kemarin, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban, Jawa Timur langsung mengupayakan gedung sekolah yang terendam banjir segera dapat ditempati kembali. Selama sepekan lebih anak didik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Desar (SD) bahkan Sekolah Menengah Pertama (SMP) setempat terpaksa libur.

“Beberapa halaman sekolah yang masih ada lumpur sisa banjir langsung dibersihkan oleh tim BPBD,” kata Kepala BPBD Tuban, Joko Ludiono, kepada suarabanyuurip.com, Senin (5/12/2016).

Beberapa sekolah yang mulai dibersihkan diantaranya SDN Ngadirejo 1, dan SDN Kanorejo 2. Selain itu tim juga membersihkan halaman Balai Desa Kanorejo yang sebelumnya tidak dapat ditempati perangkat desa, karena ketinggian air mencapai selutut.

“Bersih-bersih fokus di Kecamatan Rengel dahulu karena paling banyak sekolah yang terendam,” imbuh Joko.

Untuk di Kecamatan Rengel sendiri ada 28 sekolah yang terendam banjir. Rinciannya, tiga sekolah di Desa Bulurejo, empat sekolah di Desa Karangtinoto, enam di Desa Tambakrejo, enam di Desa Kanorejo, dan empat sekolah di Desa Ngadirejo.

Baca Juga :   Tim Socio Economic Tripatra Turun Ke Lokasi Banjir

Lainnya, dua sekolah di Desa Sawahan, dua di Desa Rengel, dan satu sekolah di Desa Punggulrejo. Selain tim, sebagian masyarakat terdampak juga antusias membersihkan poros jalan desa, dimana sebelumnya dipenuhi lumpur dan batu kerikil.

“Semoga tim kami diberikan kesehatan selalu dan dapat melayani warga yang membutuhkan bantuan,” jelasnya.

Sementara, Camat Rengel, Mahmud, mengapresiasi dukungan dan kerja keras tim BPBD Tuban dalam bersih-bersih pasca banjir. Upaya ini diharapkan mengembalikan semangat belajar anak didik di Kecamatan Rengel, yang selama sepekan sempat tertunda.

“Kami optimis kerja sama yang kuat akan menyelesaikan semua problem di lapangan,” sambungnya.

Ditambahkan pula, awal pekan ini 140 pengungsi wanita dan anak-anak juga mulai kembali pulang ke rumahnya masing-masing. Sedangkan pemilik ternak yang juga sempat tidur bersama ternaknya di lapangan Desa Rengel juga mulai membawa sapi dan kambingnya ke tempat asal.

“Semua warga yang mengungsi di posko Kecamatan Rengel sudah diantarkan pulang oleh tim BPBD menggunakan mobil,” pungkasnya. (Aim)

Baca Juga :   Pendaftaran PPPK Tahap 2 di Bojonegoro Dibuka, Sediakan 4.001 Formasi untuk Tenaga Non ASN

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *