SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur mengaku kaget dengan adanya truk trailer pengangkut crane dari Lapangan Unitisasi Gas Jambaran – Tiung Biru (J-TB) yang terperosok di parit jalan poros Kecamatan Kalitidu – Gayam, tepatnya di Desa Katur, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
“Sebelumnya tidak ada laporan terkait transportasi alat berat ini dan kendaraan tersebut masuk tanpa izin,” ujar Kepala DPU, Andy Tjandra kepada Suarabanyuurip.com, Kamis (8/12/2016).
Dia menyatakan, hasil laporan staff dilapangan, selain truk trailer tidak ada izin untuk masuk ke jalan tersebut, pemilik kendaraan terkesan memaksakan.
“Padahal umur beton masih lima hari,” tandasnya.
Dengan adanya kerusakan jalan yang ditimbulkan, maka DPU meminta PT PP mempertanggungjawabkan semuanya dengan melakukan perbaikan seperti sediakala.
“Saya masih di Jakarta, jadi belum tahu kronologis sebenarnya. Tapi yang jelas, PT PP harus tanggung jawab,” tegasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, truk trailer yang diiperkirakan memiliki beban 45 ton yang mengangkut crane melewati jalan poros kecamatan. Namun karena tidak kuat menahan beban akhirnya terperosok ke parit.
Saat ini proses evakuasi masih terus berlangsung. Namun belum ada tanda-tanda bangkai truk bisa diangkat dari lokasi.(rien)