SuaraBanyuurip.com -Â d suko nugroho
Bojonegoro – Kondisi bangsa dan Negara Indonesia semakin hari semakin mengalami krisis budaya karena dampak globalisasi yang semakin tak terbendung. Banyak kejadian yang menjadi trend kehidupan masyarakat yang jauh menyimpang dari budaya bangsa Indonesia sejati.
Demikian disampaikan Anggota Komisi VIII DPR RI, Kuswiyanto saat sosialisasi 4 Pilar MPR di Pendapa Kecamatan Ngambon, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Sabtu (10/12/2016).
Menurut politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu, keterpurukan moral yang semakin hari semakin menjadi ini akibat kurangnya masyarakat mengenali norma dan nilai Pancasila yang menjadi sendi dasar kehidupan berbangsa dan bernegara.
Karena itu, pada kesempatan tersebut Kang Kus-sapaan akrab Kuswiyanto, mengajak seluruh elemen masyarakat Bojonegoro untuk kembali kepada Pancasila, UUD 45, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika dalam setiap gerak langkah kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Karena hanya dengan modal ini bangsa Indonesia akan mampu terhindar dari segala faktor negatif budaya asing, tetap rukun dalam beragama, ramah dalam HAM, tidak terpecah belah, adil dalam segala lini kehidupan dan tidak akan terjadi kesenjangan apapun,” pesan sahabat dekat Bupati Bojonegoro, Suyoto itu.
Sementara Camat Ngambon, Muridan mewakili forum pimpinan kecamatan (Forpimka) mengajak semua yang hadir untuk terus menggali nilai-nilai dasar Pancasila guna menuju kesejahteraan bagi warga Ngambon.
Sosialisasi 4 Pilar yang dilaksanakan pada Jumat (09/12/16) kemarin, dihadiri Forpimka, seluruh kepala desa (Kades) dan perangkat, tokoh masyarakat, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), karang taruna, wali amanah dan PKK seluruh desa di wilayah Ngambon.(suko)