PKL Berharap Dibangunkan Kawasan Pujasera

Sosialisasi PKL Cepu

SuaraBanyuurip.comAhmad Sampurno

Blora – Pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang jalan depan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cepu, Kabupaten Blora, meminta waktu hingga awal Januari 2017 untuk pindah dari lokasi jualan mereka. Permintaan ini menyusul akan ditertibkan PKL di wilayah setempat.

Selain itu mereka juga meminta untuk diberikan tempat di lahan milik RSUD Cepu. “Kami mau kalau disuruh kontrak atau kerjasama dengan RSUD,” kata Tari, salah satu PKL.

Dengan cara itu akan mempermudah keluarga pasien untuk mencari makan atau minum. “Selain itu juga mempermudah PKL untuk berjualan,” ucap penjual nasi itu.

PKL lainnya, Wiwid berharap pihak rumah sakit bisa menyediakan tempat untuk para PKL. “Kawasan pujasera yang bisa dibuat bedak dengan ukuran yang sama. Atau menggandeng pihak ke-tiga dalam urusan ini,” sarannya.

Menanggapi usulan tersebut, Direktur RSUD Cepu, Nur Muhammad belum bisa memutuskan. “Kami harus pertimbangkan dan membicarakan dengan tim managemen,” ujarnya.

Pihaknya mengaku tidak ingin menambah beban rumah sakit dengan menyediakan lokasi untuk para PKL. “Karena mengurusi rumah sakit sudah cukup berat,” aku Nur.

Baca Juga :   Pengurus APRI Bojonegoro Periode 2021-2025 Resmi Dikukuhkan

Urusan PKL bukanlah menjadi kewajiban pihak rumah sakit. “Sebagai bentuk kepedulian, kami akan mengizinkan PKL untuk berjualan hanya sampai pukul 07.00 WIB. Tanpa tenda dan harus sudah bersih,” pungkas Nur.(ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *