Tim Jibom Sterilisasi Gereja

Tim Jibom

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban – Menjelang Hari Raya Natal, dan tahun baru 2017 Tim Penjinak Bom (Jibom) Brimob Polda Jatim, bersama Kepolisian Resort (Polres) Tuban, menggelar seterilisasi di tiga gereja. Upaya tersebut untuk mengantisipasi adanya sabotase maupun teror bom.

“Polres menggandeng 10 personel tim Jibom untuk memeriksa gereja di Tuban kota,” kata Kabag Ops Polres Tuban, Kompol Henry, kepada suarabanyuurip.com, ketika ditemui di Gereja Kristen Jawa (GKJ) Jalan Basuki Rahmat Tuban, Sabtu (24/12/2016).

Ketiga titik yang menjadi pusat sterilisasi meliputi, GKJ, Gereja Yos Sudarso, maupun Gereja Santo Pretus Tuban. Untuk mekanisme pemeriksaanya tim menyisir dalam maupun luar gereja.

Beberapa hal yang diperiksa mulai kolong kursi, alat musik, pot bunga, gudang, hingga toilet. Sepekan sebelum Hari Raya Natal, pendeta setiap gereja mulai mewaspadai orang asing.

“Siapapun orangnya harus ditanyai apa keperluannya,” tegasnya.

Langkah sigap tersebut untuk meningkatkan kewaspadaan pengurus gereja, di tengah maraknya isu SARA yang berkembang di masyarakat. Bagi masyarakat sekitar juga diminta untuk bertoleransi antar umat beragama. Terlebih toleransi antar umat beragama oleh Sunan Bonang, berupa pohon Kalpataru atau sering disebut pohon harapan.

Baca Juga :   Tanggapi Aduan Anwar Sholeh, Polres Bakal Klarifikasi Bupati Bojonegoro

Sterilisasi gereja juga diapresiasi oleh pendeta di GKJ Tuban, Lilik Kristiawan. Dia berharap upaya seterilisasi sebelum perayaan Natal berlangsung, menambah rasa aman dan nyaman bagi umat.

“Kami sampaikan terimkasih kepada tim Polres yang terus hadir di tengah masyarakat dalam menjalankan ibadah,” sambungnya.

Di lain sisi, GKJ Tuban yang berdiri sejak tahun 1950 ini rutin melakukan kegiatan sosial kemasyarakatan. Salah satunya memberikan bantuan kepada warga yang tertimpa musibah bencana alam baik banjir maupun tanah longsor. (Aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *