Tingkatkan Penjagaan Perlintasan Tanpa Palang Pintu

SuaraBanyuurip.comAhmad Sampurno

Blora – Sebanyak 15 titik perlintasan Kereta Api (KA) di wilayah Kabupaten Blora, Jawa Tengah, mendapat perhatian pengamanan dari Polres setempat. Hal itu dilakukan untuk menghindari terjadinya kecelakaan yang mengakibatkan timbulnya korban jiwa.

Perhatian tersebut dilakukan selama hari libur sekolah, Natal dan Tahun Baru. Karena pada musim liburan ini banyak masyarakat yang beraktivitas melalui perlitasan rel ganda. 

Untuk diketahui, perlintasan tanpa palang pintu itu tersebar di empat kecamatan. Yakni Kecamatan Cepu, Kecamatan Kedungtuban, Kecamatan Randublatung, dan Kecamatan Jati.

“Dari Perlintasan itu Jangan sampai terjadi laka, kami sudah cek perlintasan yang rawan laka itu,” ujar Kapolres Blora AKBP Surisman.

Dari 25 titik perlintasan KA, hanya 15 titik yang memiliki palang pintu. Sehingga, pihaknya mengintruksikan,  jajarannya di empat Kepolisian Sektor (Polsek) yang wilayahnya terdapat perlintasan jalur KA, untuk berkoordinasi dengan berebagai lapisan masyarakat dalam pengamanan perlintasan KA tanpa palang pintu tersebut.

“Perintah kami, anggota di Polsek Jati, Randublatung, Kedungtuban, dan Cepu rutin memantau dan mengamakan perlintasan KA tanpa palang pintu itu,” ujarnya.

Baca Juga :   Sepanjang 2020, Sebanyak 122 Kasus Kebakaran Terjadi di Bojonegoro

Selain mengamankan perlintasan KA tanpa palang pintu, lajut dia, Polres Blora juga memberikan pengamanan di Stasiun Cepu, Stasiun Kapuan, Stasiun Randublatung, dan Stasiun Doplang (Jati). Hal ini dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. (ams) 

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *