Seperempat Pekerja Sumur ABP-1 Warga Ring 1

Sigit Dwi Aryono PEP Asset 4

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban – Janji akan melibatkan warga ring 1 dalam pemboran Migas oleh Pertamina Eksplorasi, dan Produksi (EP) Asset 4 Field Cepu tak sekedar omong kosong. Namun komitmen perusahaan plat merah tersebut telah diwujudkannya. Terbukti dari 80 pekerja di Sumur Albatros Putih (ABP-1), Desa Jamprong, Kecamatan Kenduruan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur seperempatnya dari warga sekitar.

“Ada 20-an pekerja dari warga desa sekitar atau ring 1 yang kami libatkan dalam pengerjaan Sumur ABP-1,” kata Legal and Relation Manager Pertamina EP Asset 4, Sigit Dwi Aryono, kepada suarabanyuurip.com, ketika ditemui di lokasi pemboran usai syukuran pemasangan tajak, Kamis (29/12/2016).

Sigit, kemudian merinci, beberapa pekerjaan yang melibatkan warga ring 1 mulai security, pembantu tim di lapangan, dan mayoritas membantu memperbaiki infrastruktur jalan menuju lokasi yang berada di tengah bukit.

Saat pekerjaan moving alat berat dari Sumur Tapen 2 (TPN-2), Desa Sidoharjo, Kecamatan Senori menuju Jamprong juga melibatkan warga sebagai flagman (pengatur lalu lintas). Secara bertahap apabila progresnya sudah ke tahap eksplorasi, maupun eksploitasi kemungkinan besar akan merekrut warga lokal lagi.

Baca Juga :   Realisasi DBH Bojonegoro 2025 Hampir Rp1,9 Triliun, Tersisa Rp144 Juta

“Kami minta doa dan dukungannya dari semuanya supaya kandungan minyak di perut bumi Jamprong dapat diproduksi,” imbuhnya.

Informasi sebelumnya, pemasangan tajak ABP-1 telah dipasang tanggal 22 Desember 2016 kemarin di kedalaman 560 meter. Untuk target kedalamannya diprakirakan sampai 1.725 meter, dan akan dikerjakan dalam waktu 58 hari. (Aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *