SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur di tahun 2016 ini dapat memenuhi target produksi padi. Terbukti dari target 900 ribu ton gabah hingga bulan Desember telah mencapai produksi sebesar 960 ribu ton gabah.
“Kita surplus 12 persen dari target 900 ribu ton gabah,” ujar Kepala Ketahanan Pangan, Rendra D Prakosa, kepada suarabanyuurip.com.
Kebutuhan beras untuk konsumsi rumah tangga dan komersial saat ini mencapai 11.000 ton per bulan atau dalam satu tahun 330 ribu ton.
“Sedangkan, jumlah konsumsi sendiri hanya 3 persen dari jumlah total hasil panen,” ungkap Rendra.
Meskipun terjadi banjir luapan Bengawan Solo, namun tidak mempengaruhi kebutuhan pangan. Sehingga, optimistis produksi padi di tahun 2016 tidak terganggu oleh banjir yang melanda sejumlah wilayah di Bojonegoro.
“Jumlah tersebut dari kawasan produktif beras dari bantaran sungai yang tersebar di 12 Kecamatan. Mulai Kecamatan Margomulyo sampai Baureno,” pungkasnya.(rien)