SuaraBanyuurip.com -Â Ahmad Sampurno
Blora – Kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blora, Jawa Tengah, menganggap, keberadaan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) masih kurang berperan aktif dalam menyosialisasikan tentang Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) kepada masyarakat. Karena banyak masyarakat yang belum paham tentang program BPJS.
Hal itu diketahui saat rombongan Komisi D, DPRD Blora melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di Puskesmas Ngawen, Rabu (4/1/2017).
“Secara umum penyelenggaraan pelayanan Puskesmas Ngawen sudah baik, namun ada beberapa hal yang harus ditingkatkan terutama ikut peran aktif dalam sosialisasi BPJS. Karena kami melihat masyarakat masih banyak yang belum paham detail tentang BPJS,†kata Santoso Budi Susetyo, Sekretaris Komisi D, saat Sidak di Puskesmas Kecamatan Ngawen, Rabu (4/1/2017).
Sidak tersebut dilakukan untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat dengan baik. Â Selain itu juga untuk memantau sejumlah Puskesmas dalam hal pelayanan dan persiapan akreditasi menuju Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Yang deketahui, bahwa Puskesmas tersebut akan dilakukan akreditasi pada tanggal 12 Januari 2017.
Dirinya berharap, bahwa akreditasi tersebut dapat meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat dapat lebih terjamin. Selain pelayanannya, fasilitas kesehatan juga perlu dimaksimalkan.
“Dengan adanya akreditasi, diharapkan dapat meningkatkan fasilitas yang ada di seluruh Puskesmas di Kabupaten Blora. Termasuk dengan tenaga kesehatannya. Dengan begitu, dapat lebih menjamin kepercayaan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan di Puskesmas,” katanya ditemui di sela-sela sidak di Puskesmas Ngawen.
Sementara, Supardi, Ketua Komisi D DPRD Blora, menjelaskan, kegiatan Sidak ke Puskesmas merupakan bentuk pengawasan dewan terhadap kebijakan Pemerintah Kabupaten Blora. Terutama yang menyangkut pelayanan bidang kesehatan sekaligus mendapatkan masukan-masukan dari bawah untuk perbaikan kebijakan mendatang.
“Kami jalankan fungsi DPRD ini dengan melakukan pengawasan kinerja eksekutif untuk memastikan sudah sesuai dengan regulasi dan harapan masyarakat apa belum,” katanya.
Pada kesempatan itu, Kepala Puskesmas Ngawen dr. Nur Istifah, meminta suport dan dukungan kepada Komisi D dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
“Terimakasih kunjungan komisi D, mohon support dan dukungan untuk kemajuan Puskesmas Ngawen supaya bisa maksimal dalam melayani masyarakat juga mohon doa restu karena tangggl 12 Januari akan ada akreditasi, dengan target tingkat purna,” terangnya. (ams)