SuaraBanyuurip.com – Ali Imron
Tuban -Â Perusahaan Daerah Aneka Tambang (PDAT) Tuban, Jawa Timur, sedang membersihkan bagian dalam casing sumur tua 16 di Lapangan Gegunung, Desa Mulyoagung, Kecamatan Singgahan, mulai awal tahun ini. Apabila cuaca normal pekerjaan ini akan selesai dalam waktu tiga hari.
“Cepat lambatnya pekerjaan di lapangan sangat ditentukan cuaca,” kata salah seorang tim ahli PDAT, Hengki, kepada suarabanyuurip.com, ketika ditemui di Lapangan Gegunung, Rabu (4/1/2016).
Pembersihan bagian dalam sumur 16 ini harus segera diselesaikan supaya kegiatan eksploitasi dapat dilakukan. Sebelumnya akhir tahun 2016 lalu, sumur 19 yang letaknya sebelah selatan dari sumur 16 siap produksi.
Sampai kini tim lapangan masih menunggu perlengkapan penunjang produksi salah satunya pompa angguk. Seluruh  fasilitas pendukung produksi di lapangan Gegunung milik PDAT telah siap.
“Alat penampung limbah, dan minyak serta akses jalan sudah siap,” imbuh pria yang sebelumnya bekerja di perusahaan perminyakan di Jakarta.
Pantauan suarabanyuurip.com di lokasi, ada satu sumur milik PDAT yang letaknya dekat dengan wilayah tambang PT Tawun Gegunung Energy (TGE) mengeluarkan gas. Untuk sementara waktu air yang masih tersisa di dalam sumur dibiarkan supaya gasnya tidak menyebar kemana-mana.
Dalam jangka waktu panjang ketika produksi Migas Gegunung mulai, PDAT berencana mendirikan kantor permanen di Lapangan Gegunung. Untuk tata letaknya tepat di sebelah timur kantor PT TGE.
PDAT sendiri baru dapat menggarap sumurnya di Lapangan Gegunung mulai tanggal 9 Agustus 2016. Pasca Kepolisian Resort (Polres) Tuban menertibkan aktifitas penambang tradisional pada hari itu juga. (aim)