SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora – Terhitung sejak awal Januari 2017 ini, Terminal Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, beroperasi 24 jam. Hal ini menuyusul diambilalihnya Terminal Tipe A Cepu oleh Pemerintah Pusat.
Koordinator Pelayanan Terminal Cepu, Agus Warih Sungkowo, petugas pelayanan di Terminal Cepu dibagi menjadi 3 sift. Mereka bertugas mencatat kendaraan yang keluar masuk terminal beserta jumlah penumpang.
“Data itu nantinya akan kita laporakan kepada Kementerian Perhubungan,” kata Agus kepada suarabanyuurip.com, Kamis (5/1/2017).
Semua pelayanan di terminal diberikan secara gratis hingga ada peraturan baru. Baik pelayanan jasa parkir, kios hingga toilet. “Semua gratis,” tandasnya.
Disinggung terkait masih buruknya infrtasrtuktur yang ada terminal, Kowo-sapaan akrab Agus Warih Sungkowo menjelaskan, butuh waktu hingga tiga tahun ke depan untk memperbaikinya. Karena banyak fasilitas pendukung yang harus disediakan.
“Pertengahan tahun ini akan ada tim dari Kementerian yang melakukan verifikasi Terminal. Karena itu kami harapkan masyarakat bersabar,†ucapnya.
Selain infrastruktur, pihaknya juga telah mengajukan tambahan 12 personil kepada Kementerian Perhubungan. Karena 11 pegawai negeri sipil (PNS) yang ditugaskan di terminal dirasa masih kurang.
“Karena nanti kami juga butuh tenaga keamanan hingga kebersihan,†tega Kowo.
Saat ini petugas di Terminal Cepu sudah berstatus sebagai pegawai pusat. Namun demikian gaji mereka masih dibebankan kepada Pemerintah Kabupaten Blora.
“Hanya untuk Januari ini saja gaji mereka ditanggung daerah,†pungkasnya. (ams)