SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Program Corporate Social Responsibility (CSR) dari operator Lapangan Sukowati, Blok Tuban, Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB P-PEJ) tahun 2016 yang diajukan warga berupa bengkel hingga kini belum dimanfaatkan alias mangkrak.
Menurut Sekretaris Desa Ngampel, Hantoyono, mangkraknya bengkel yang terletak di depan Pad B tersebut dikarenakan menunggu peralatan dari pihak JOB P-PEJ.
“Kita masih menunggu peralatan dari JOB P-PEJ,” ujarnya saat ditemui dikantornya, Jumat (6/1/2017).
Selain itu, belum ada tenaga kerja yang bisa menjalankan bisnis perbengkelan ini. Rencananya bengkel yang dibangun pada tahun 2016 lalu akan digunakan untuk bengkel kendaraan bermotor, tambal ban, dan lain sebagainya.
“Pengelolaannya bagaimana ya belum ada,” pungkasnya.
Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama IDFos, Joko Hadi Purnomo, menyampaikan, adanya program CSR yang mangkrak, bisa jadi dikarenakan kurangnya partisipasi dari semua pihak.
“Itu berarti baik desiminasi, perencanaan, pelaksanaan, dan Monitoring dan Evaluasi (Monev) masyarakat belum berjalan dengan baik,” imbuhnya.
Bisa juga, baik operator, pemdes, dan masyarakat, tidak menyiapkan jalan keluar jika program selesai. Artinya siapa saja yang harus melestarikan program, bagaimana caranya menjalanlan dengan baik.
Selanjutnya, operator seharusmya menginventarisir apa saja kebutuhan masyarakat. Jadi, bukan keinginan perusahaan semata.
“Apa saja kegiatan yang dibutuhkan masyarakat setempat (bottom up planning),” tegasnya.
Yang lebih penting lagi, lanjut dia, apakah ada fasilitasi untuk tranformasi kapasitas warga seperti keterampilan (knowledge, skill). Misalnya didampingi oleh person yg memiliki kemampuan yang dibutuhkan program.
“Itu yang penting. Jadi, jika semua unsur diatas memenuhi, maka program CSR dari manapun pasti berhasil dan meningkatkan perekonomian warga,” pungkasnya.
Sementara itu, Field Administration Superintendant JOB P-PEJ, Akbar Pradima, belum memberikan jawaban terkait hal ini. Pesan pendek yang dilayangkan Suarabanyuurip belum ada balasan.(rien)