Setahun Berdiri, Perpustakaan Babat Dibiarkan Terbengkelai

Perpustakaan Babat

SuaraBanyuurip.com - Totok Martono

Lamongan – Ironis. Kata ini yang mungkin tepat mewakili kondisi perpustakaan umum di Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Meski sudah hampir setahun dibangun perpustakaan ini tak pernah dibuka atau dibiarkan mangkrak.

Perpustakaan yang berlokasi di kantor Kelurahan Babat ini seharusnya sudah dinikmati oleh warga Kelurahan Babat dan sekitarnya. Di ruangan perpustakaan terdapat satu rak buku besar dengan koleksi ratusan buku bacaan. Kondisi buku terlihat baru dan cukup mulus bersampul.

Sayangnya sejak setahun berdiri perpustakaan ini belum pernah dibuka sama sekali. Sehingga keberadaanya yang dimaksudkan mencerdaskan dan meningkatkan minat membaca masyarakat jauh dari harapan.

“Sebenarnya pengin baca di perpustakaan, Mas. Namun pintunya selalu di tutup. Tidak pernah ada petugas yang jaga,” ujar salah satu warga Kelurahan Babat, Romi, kepada suarabanyuurip.com, Jumat (6/1/2017)

Salah satu staf Kelurahan Babat yang enggan namanya ditulis mengatakan, jika sejak awal berdiri tidak pernah ada petugas yang membuka dan berjaga diperpustakaan.

“Pihak Kelurahan hanya ditempati saja mas. Tidak punya tanggung jawab dan kewenangan mengelola perpustakaan,” urainya.

Baca Juga :   Akademisi Unigoro Ingatkan Keberlanjutan Pengembangan Situs Geopark Bojonegoro

Terpisah, Lurah Babat, Siti Aminah, membenarkan jika perpustakaan itu belum pernah dibuka untuk umum.

“Nanti saya akan menanyakan ke Perpustakaan Daerah Lamongan tentang pengelolaan perpustakaan. Saya sendiri baru satu Minggu menjabat Lurah Babat,” cetus Siti Aminah.

Sementara, Kepala Dinas Perpustakaan Daerah Lamongan, Tony Tamtama Djati, hingga berita ini diturunkan belum bisa dikonfirmasi. (tok)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *