SuaraBanyuurip.com - Edi Supraeko
‪Bojonegoro – Dalam rangka memperingati haul manakib Syech Abdul Qodir Al Jilani, pengurus Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mengadakan do’a kebangsaan dan pembacaan manaqib di Masjid Ar – Rosyid, Desa Katur, Senin (9/1/2017) malam.‬
‪Ketua GP Ansor Gayam, Imam Hambali menyampaikan, kegiatan yang dilakukan adalah cerminan dan upaya untuk mengejawantahkan kaidah dasar tentang melestarikan budaya lama yang baik dan mengambil budaya baru yang lebih baik. Selain itu juga bagian bersahabat dengan tradisi bangsa.‬
‪”Ini adalah kaidah ‘Mukhafadotu ala qodimi sholih wal akhdu ala jadidil aslah’ yang harus kita jadikan prinsip gerakan,” katanya.
Menurut dia, ‪kegiatan yang dilaksanakan ini juga sebagai bentuk cara yang santun mendoakan bangsa ini agar senantiasa terjaga dari segala hal yang memicu pemecahan dan segala jenis benih yang mengancam eksistensi NKRI. Terlebih dengan muncul banyak gerakan yang mengatasnamakan bela NKRI namun justru membuat pecah belah bangsa dan menghilangkan semangat kebhinekaan.‬
‪”Mari kita deklarasikan pada dunia bahwa Ansor Gayam akan selalu ada untuk negara dan agama hingga kapanpun,” tegas Hambali.
‪Alumnus STAI Sunan Giri ini berharap agar kegiatan semacam ini senantiasa dipertahankan sebagai bentuk mempertahankan amaliah nahdatul ulama dan upaya menghargai perjuangan Sultonul Auliya Syech Abdul Qodir al Jailani.‬
‪”Semoga bisa istiqomah setiap tahun dan semoga kita semua mendapatkan berkahnya,” pungkasnya.‬
‪Acara tersebut dihadiri oleh Mantan ketua PAC Gayam, Nur Chamid, jajaran Pengurus PAC GP Ansor Gayam dan seluruh ranting. acara yang dihadiri sekitar 30 pemuda ini berjalan hikmad.(edi)