Pencarian Hari Kedua Nihil

Pencarian penambang pasir

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban – Pencarian hari kedua korban tenggelam penambang pasir, Supar (51) asal Jombang di Sungai Bengawan Desa Glagahsari, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, Jawa Timur masih nihil. Meskipun tim SAR gabungan telah menyisir hingga radius 3 Km, belum ada petunjuk keberadaan korban.

“Pencarian dihentikan sekira pukul 16:30 WIB saat jarak pandang tim berkurang,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban, Joko Ludiono, kepada suarabanyuurip.com, Selasa (10/1/2017).

Personil yang terlibat dalam pencarian meliputi, BPBD Tuban, Polres, Basarnas, Relawan, Potensi SAR, Tagana, warga sekitar serta tim medis dari Kabupaten Jombang.

Sedangkan peralatan dan perlengkapan yang disediakan mulai, perahu karet BPBD, perahu warga, perahu karet Polres, perahu karet Basarnas, dan ambulance dari tim medis Kabupaten Jombang.

“Untuk operasi pencarian hari ketiga akan dimulai pukul 07:30 WIB,” jelasnya.

Ketika ditanya skenario pencarian hari ketiga, dia belum dapat menjelaskan detail. Saat ini tim masih evaluasi pencarian dua hari, dan menentukan strategi pencarian selanjutnya.

Baca Juga :   Sosialisasikan HIV/AIDS di Lokalisasi

Diketahui, korban berasal dari Desa Jati Duwur Rt 5 Rw 6, Kecamatan Kesamben, Kab Jombang. Tenggelam sekitar pukul 15:00 WIB saat menyelam mengambil pasir dari dasar sungai.

Informasi dari ketiga rekannya seprofesi, Budiono, Rifai, dan Ngadiran korban tak kunjung muncul ke permukaan. Setelah dicari tidak ada, langsung meminta bantuan warga dan petugas setempat. (Aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *