SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Jembatan Bailey (rangka baja ringan berkualitas tinggi) di atas Sungai Gandong yang menghubungkan Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem dengan Desa Pelem, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, selesai dirakit. Namun demikian jembatan menuju lokasi Lapangan Unitisasi Gas Jambaran – Tiung Biru (J-TB) itu belum bisa dilalui kendaraan roda empat.
Sementara ini jembatan sepanjang 12 meter yang dibangun PT Pembangunan Perumahan (PP), kontraktor Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEPC), operator Unitisasi Lapangan Gas JTB itu baru bisa dilalui kendaraan roda dua.
Selesaianya pembangunan jembatan tersebut dapat memperlancar aktivitas warga maupun tenaga kerja (Naker) proyek JTB di dua kecamatan.
“Alhamdulillah jembatan sementara sudah bisa dilewati. Jadi kalau warga mau ke sawah yang ada di Bandungrejo maupun sebaliknya, termasuk juga anak-anak berangkat dan pulang sekolah tidak perlu nunggu Kali Gandong surut,” kata Parti, warga Desa Pelem, kepada suarabanyuurip.com, Rabu (11/1/2017).
Public and Goverment Affairs Relation Manager PEPC, Abdul Malik mengatakan, jembatan Bailey digunakan sementara sampai jembatan permanen selesai dibangun.(sam)