SuaraBanyuurip.com -Â Ahmad SampurnoÂ
Blora – Tidak normalnya drainase (saluran air) di wilayah Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, menjadi salah satu penyebab banjir. Pada tahun 2017 ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora bakal melakukan pembongkaran drainase secara total.
Sekretaris Kecamatan Cepu, Edy Purnomo, membenarkan jika salah satu penyebab terjadinya banjir di wilayahnya adalah tidak lancarnya aliran air di saluran air yang ada.
“Terutama saat terjadi hujan deras. Beberapa titik utama, terlebih jalan ditengah kota sering terjadi banjir. Karena terjadi pendangkalan dan sumbatan pada drainase,†teranganya, kepada suarabanyuurip.com.Â
Namun menurutnya, pembongkaran drainase dan penataan trotoar di wilayah itu bukan hanya semata karena seringnya terjadi hujan. “Tapi ini sudah menjadi program dari Pemkab untuk menata Cepu,†jelasnya.
Dalam penataannya nanti, lanjut dia, trotoar akan dibuat sedemikian rupa supaya lebih ramah terhadap difabel. “Seperti trotoar yang dibangun, sepanjang jalan Ronggolawe. Ramah terhadap tuna netra maupun penyandang difabel lain termasuk pengguna kursi roda,†kata Edy.
Untuk menghindari terjadinya gejolak dikalangan masyarakat, lanjut Edy, mengingat banyak tempat usaha maupun tempat tinggal yang berdekatan dengan trotoar, maka akan dilayangkan pemberitahuan.
“Yang jelas nanti akan ada pemberitahuan,†pungkasnya. (ams)Â