SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban– Tidak kurang dari 18 ribu liter bakal arak atau baceman di Dusun Cumpleng, Desa Ngino, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Jawa Timur langsung dibuang petugas gabungan Polsek Semanding, dan Satpol PP. Belasan ribu baceman tersebut milik tiga orang, dan hanya satu pemilik yang berhasil diamankan petugas.
“Dua produsen merupakan pemain baru, dan satu orang sudah masuk dalam daftar pelaku lama,” ujar Kapolsek Semanding, AKP Desis Susilo, kepada suarabanyuurip.com, di lokasi produksi arak Semanding, Jumat (20/1/2017).
Lokasi penggrebekan pertama milik warga setempat, berinisial BSR. Petugas menemukan empat bull, dan 10 drum penuh baceman. Masing-masing drum berkapasitas 200 liter. Bakal arak tersebut langsung dibuang di sekitar lokasi, karena tempatnya di tepi hutan ditambah akses jalan masuk sulit dilintasi truk.
Titik produksi arak kedua milik MSK, petugas menemukan 15 drum dan 13 Jerigen baceman. Lokasi produksi arak ini juga sulit dijangkau, sehingga petugas hanya membawa sampel bakal arak.
Tempat ketiga milik SNM. Awalnya tempat ini sulit diendus petugas. Beruntung BSR memberitahukannya karena tidak terima jika usahanya yang ditutup.
Usaha SNM ternyata cukup besar dalam memproduksi arak. Tidak kurang dari 67 drum penuh berisi baceman langsung dibuang dan dialirkan petugas di sungai terdekat.
“Melihat kondisi di lokasi baceman arak baru dibuat,” imbuh AKP Desis.
Hasil pantauan petugas ternyata ketiganya berasal dari Desa Prunggahan. Lantaran di lokasi lama sering dirazia petugas, akhirnya pelaku pindah di Desa Ngino.
Untuk menertibkan lokasi produksi arak di Semanding, petugas bakal bersinergi dengan masyarakat setempat. Meski dua pemilik lokasi berhasil lolos, petugas akan mengejarnya terus.
“Target operasi berikutnya di perbatasan Kecamatan Semanding, dan Plumpang,” jelasnya.
Hasil penggrebekan arak kali ini, petugas langsung membawa beberapa drum, kompor, dan peralatan penyulingan lainnya. Masyarakat sekitar sangat mendukung operasi ini, sebab sangat meresahkan karena baunya menyengat. (Aim)