SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur, segera membentuk tim percepatan proyek gas Jambaran-Tiung Biru (J-TB) yang di operatori Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEPC). Pembentukan tim itu dilakukan agar proyek Engineering, Procurment, and Constructions Gas Processing Fasilities (EPC GPF) bisa berjalan lancar.
“Tim akan dibentuk dengan melibatkan semua stakeholder. Termasuk operator dan kontraktor J-TB. Dengan di ketuai Sekretaris Daerah,” ujar Asisten II Bagian Perekonomian dan Pembangunan Sekkab Bojonegoro, Setyo Yuliono, kepada suarabanyuurip.com, Kamis (26/1/2017).
Dengan dibentuknya tim percepatan proyek gas J-TB, diharapkan dapat mengimplementasikan Peraturan Daerah (Perda) No 23 Tahun 2011 tentang percepatan pertumbuhan ekonomi daerah dalam pelaksanaan eksplorasi dan eskploitasi serta pengolahan migas atau biasa disebut Perda Konten Lokal.
“Kita fokus perekrutan tenaga kerja unskill yang harus melibatkan warga lokal terutama
“Kita juga akan memerangi makelar tenaga kerja, jadi jangan sampai di proyek J-TB nanti ada makelar yang menjanjikan pekerjaan,” tegasnya.
Selain itu, tim Percepatan Proyek Gas J-TB ini akan meminimalisir permasalan sosial yang timbul seperti pengalaman di beberapa lapangan migas, salah satunya di Blok Cepu.
“Secara rutin kami akan mengadakan rapat untuk koordinasi seperti yang dilakukan tim optimalisasi kandungan lokal dulu,” pungkasnya.
Diketahui lokasi tapak sumur Gas Jambaran berada di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, dan sumur TBR berada di Desa Kalisumber, Kecamatan Tambakrejo.
Sedangkan wilayah desa sebagai jalur pengembangan proyek J-TB meliputi Desa Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo, Desa Pelem dan Desa Kaliombo, Kecamatan Purwosari, serta Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam, Bojonegoro. (rien)