SuaraBanyuurip.com – Ali Imron
 Tuban – Operator Blok Tuban, Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB P-PEJ) menegaskan jika nasib pengambilan kandungan gas di Lapangan Sumber, Desa Sambonggede, Kecamatan Merakurak, Tuban, Jawa Timur, terjawab pada bulan Febuari 2017 mendatang. Saat ini operator masih fokus pada pengambilalihan blok Migas oleh Pertamina.
“Nanti mau diapakan cadangan gas Sumber itu akan diketahui bulan depan,†ujar Field Admin Superintendent (FAS) JOB P-PEJ, Akbar Pradima, kepada suarabanyuurip.com, ketika dikonfirmasi melalui teleponnya, Kamis (26/1/2017).
Berbicara soal gas Sumber tak ubahnya proyek Unitisasi Gas Lapangan Jambaran-Tiung Biru (J-TB) di Kabupaten Bojonegoro. Sebelum mengeksplotasi gas yang ditemukan tahun 2013 itu, operator harus benar-benar memastikan siapa pembelinya.
Dalam hal ini operator bakal memilih pembeli gas yang cocok dan komitmen. Setelah itu, menyiapkan seluruh fasilitas penyimpannya. Mengingat cadangan gas Sumber diprakirakan lebih dari 150 billion SCF gas.
“Sayang kalau sudah kita ambil, tapi pembelinya belum siap,†jelasnya panjang lebar.
Disinggung apakah sudah ada pihak yang menawar harga gas, Akbar mengaku belum dapat informasi dari Jakarta. Hanya saja perkembangannya di daerah, Pemda Tuban melalui BUMD bakal menggandeng pihak ketiga untuk mengelonya.
Selama belum ada komitmen tertulis hitam diatas kertas, pihaknya belum dapat melepaskan cadangan gas tersebut. Apabila nantinya sudah ada pembeli yang pasti, media akan kami undang untuk pers release.
Sebagaimana diketahui, cadangan 150 billion SCF gas Sumber ditemukan pada pemboran #1 tahun 2013. Waktu itu cadangan gas telah ditemukan di kedalaman 7.760 kaki, lebih dangkal dari prakiraan sebelumnya mencapai 9.000 kaki.
JOB P-PEJ memprediksi cadangan gas tersebut bisa bertambah, karena masih akan dilakukan deliniasi untuk mengetahui batas-batas reservoarnya. (aim)