SuaraBanyuurip.com -Â Ahmad Sampurno
Blora – Penyerapan gudang Badan Urusan Logistik (Bulog) Blora, Jawa Tengah di tahun 2016Â Â telah melampaui target yang ditetapkan, yaitu sebanyak 31.000 ton gabah. Sedangkan gudang Bulog Blora berhasil menyerap sebanyak 46.500 ton gabah.
“Alhamdulillah di tahun 2016 penyerapannya melampaui target. Sedangkan untuk Sub Divre Bulog Wilayah Pati, membawahi 5 gudang Bulog yang ada di 5 kabupaten. Yakni Kabupaten Pati, Kabupaten Kudus, Kabupaten Jepara, Kabupaten Rembang dan Kabupaten Blora,†kata Kepala Sub Divre Bulog wilayah Pati, Ahmad Kholison, kepada suarabanyuurip.com.
Dia menjelaskan, di tahun 2017 ini target Gudang Bulog Blora dinaikkan lebih tinggi dari tahun sebelumnya. “Tahun ini ditargetkan 43.500 ton Gabah Kering Panen (GKP),†ujarnya.
Menurutnya, tahun 2016 lalu menjadi penyerapan tertinggi sepanjang tahun, terhitung sejak tahun 2010 lalu. “Tahun 2016 menjadi masa panen terbaik,†kata dia.
Tingginya penyerapan gabah petani di tahun 2016, lanjut dia, tak lepas dari tananaman padi para petani yang hampir tidak ada serangan penyakit. Sehingga, penen tahun tersebut bisa berhasil dengan baik.
Pihaknya berharap, target tahun 2017 ini bisa terlampaui. Mengingat, target yang dipasang lebih rendah dibanding serapan pada tahun 2016.
“Kami berharap, penen tahun 2017 lebih baik lagi. Bukan hanya kuantitasnya tapi juga kualitasnya,†ujarnya.
Kholison menambahkan, dalam melakukan serapan gabah dan beras petani pihaknya menentukan tim untuk melakukan survey lapangan dan analisa pasar.
“Dari analisa itulah, kami bisa menentukan jumlah serapan,†pungkasnya. (ams)Â