SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Sekretaris Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Soehadi Moelyono, menegaskan, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS) mampu menangkap peluang bisnis di proyek Unitisasi Lapangan Gas Jambaran-Tiung-Biru (J-TB). Sehingga BBS dapat ikut berkiprah dalam kegiatan migas di bumi Angling Dharma (sebutan lain Bojonegoro).
Terlibatnya BBS di proyek J-TB dengan harapan dapat memberikan peningkatan pendapatan dari sektor migas.
“Kalau dulu ikut  tender kurang ini kurang itu semoga bisa diatasi bersama dalam proyek J-TB mendatang,” ujar Soehadi Mielyono, kepada suarabanyuurip.com usai melakukan pelantikan Direktur Operasi BBS, Jumat (27/1/2017) kemarin.
Soehadi berpesan, agar BBS lebih mengintensifkan kerjasama dengan partner. Misalnya, mengambil peluang untuk menawarkam jasa perkantoran kepada Pertamina EP Cepu (PEPC) selaku operator proyek J-TB.
“Saya dengar PEPC berminat untuk menggunakan The Resident di Desa Talok, Kecamatan Kalitidu yang dulu dipergunakan EMCL,” imbuhnya.
Pihaknya juga meminta agar BBS menyesuaikan standart yang harus diikuti jika bekerjasama dengan pihak pemerintah.
“Saya minta sekarang ini BBS benar-benar memberikan keuntungan pada daerah,” pungkasnya.(rien)