SuaraBanyuurip.com -Â Ahmad Sampurno
Blora – Parahnya kerusakan jalan menuju lapangan minyak dan gas bumi ( Migas) Desa Nglobo, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, Jawa Tengah membuat warga sekitar geram. Karena menyulitkan mereka beraktivitas.
Warga menuntut adanya perbaikan dari perusahaan Migas yang melakukan operasi di wilayah setempat. Terdapat dua perusahaan Migas yang beroperasi di Nglobo. Yakni Kerja Sama Operasi (KSO) Pertamina PT Geo Cepu Indonesia (GCI) yang saat ini telah beroperasi, dan Pertamina EP Cepu Alas Dara Kemuning (ADK) yang tidak lama lagi juga melakukan aktivitas eksplorasi sumur Migas yang melalui Desa Nglobo.Â
“Sepanjang jalan masuk Desa Cabak hingga Desa Nglobo mengalami kerusakan parah,” kata Agung Pudjo, Ketua Badan Permusyawatan Desa (BPD) Nglobo, Minggu (29/1/2017).Â
Menurutnya, kerusakan jalan tersebut sudah terjadi cukup lama. Banyak lubang besar dipenuhi dengan kubangan air serta lumpur. Padahal menjadi jalan utama menuju lapangan operasi.
“Harusnya dari PT GCI dan PEPC ADK bisa bekerja sama melakukan perbaikan. Paling tidak melakukan perawatan jalan,” ujar Pudjo.Â
Dia mengatakan, jika perusahaan Migas yang beroperasi di Nglobo tidak mau memperhatikan kerusak jalan tersebut maka pemuda Desa Nglobo mengancam akan melakukan pemblokiran jalan.
“Jika tidak segera diperbaiki, pemuda akan melakukan aksi tanam pohon. Bahkan mengancam akan melakukan pemblokiran jalan,” jelasnya.Â
Pihaknya berharap, operator Migas bisa memberikan perhatian pada desa setempat. Minimal melakukan perawatan jalan, supaya akses aktivitas masyarakat tidak terganggu.(Ams)