SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Pengembangan Pad C-1 Lapangan Sukowati, Blok Tuban, yang di operatori Joint Operating Body Pertamina-Petrochina East Java (JOB P-PEJ) yang berpusat di Dusun Karang, Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, masih tertunda. Karena adanya kontrak JOB P-PEJ yang akan habis pada tahun 2018 mendatang. Sehingga harus menunggu kepastian kontrak baru terlebih dahulu.
“Saat ini situasinya kan kontrak JOB P-PEJ mau habis, kurang satu tahun lagi. Jadi, ya menunggu kepastian dulu,” ujar Kepala Perwakilan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Jawa, Bali, Nusa Tenggara (Jabanusa) Ali Mashyar, saat di Bojonegoro, Selasa (31/1/2017) lalu.
Meski demikian, pihaknya mendorong pengembangan Pad C-1 Sukowati karena memang harus dilakukan untuk menambah produksi migas. Oleh sebab itu, apabila kontrak JOB P-PEJ telah habis dan digantikan kontraktor lain tetap meneruskan apa yang sekarang ini masih tertunda.
“Yang jelas, pengembangan di Pad C itu pasti jalan, hanya menunggu waktu yang tepat saja. Karena, sudah disosialisasikan juga,” imbuhnya.
Seperti diketahui, pembebasan lahan untuk Pad C membutuhkan total lahan seluas 4,8 hektare (ha) sawah. Dalam kegiatan pembebasan ini diharapkan agar semua pihak memberikan dukungan demi kelancaran proyek negara.
Diperkirakan Pad C mampu menghasilkan cadangan minyak mencapai 1000-2000 barel per hari.(rien)