Pertamina : Finansial Menjadi Prioritas Utama

SuaraBanyuurip.comAhmad Sampurno

Blora – Permasalahan finansial untuk menunjang kegiatan operasi proyek minyak dan gas bumi (Migas) menjadi prioritas utama yang harus disiapkan secara baik oleh internal Kerja Sama Operasi (KSO) Pertamina, PT Geo Cepu Indonesia (GCI). Karena dengan persiapan finansial yang baik tentu dapat mengatasi tanggungjawab pekerjaan maupun pembayaran kepada tenaga kerja. Jikapun terjadi permasalahan juga bakal cepat menyelesaikannya.

Agus Amperianto, Field Manager Pertamina EP Asset 4 field Cepu, menegaskan, persiapan finansial yang bagus adalah factor yang sangat penting bagi KSO Pertamina. Karena dapat meredam berbagai permasalahan dan tuntutan hak para pekerja di lingkungan KSO, bahkan tidak akan terjadi.

“Sehinga mereka dapat bekerja tenang dan fokus. Rencana kerja juga dapat dieksekusi tepat waktu, dan dapat meningkatkan produksi,” ujar Agus saat ditanya suarabanyuurip.com, soal bagaimana pengawasan pertamina terhadap GCI, yang sering terjadi keterlabatan upah tenaga kerja, Minggu (5/2/2017).

Lebih lanjut Agus menjelaskan, secara langsung produksi Pertamina EP keseluruhan juga terdiri  atas produksi mitra kerja. “Salah satunya KSO GCI ini,” ungkapnya.

Baca Juga :   Anak Perusahaan Humpuss Belum Kantongi Izin Pembangunan Kilang Mini LNG di Bojonegoro

Pertamina EP, kata Agus, selalu berupaya untuk membantu dan mendorong agar kinerja keuangan dan operasi KSO bertumbuh dan maksimal.  Namun internal management yang baik dan profesional dari KSO GCI juga diperlukan.

“Supaya memperoleh kepercayaan dari mitra kerjanya atau para vendor, dari masyarakat dan lingkungannya,” jelasnya. 

“Sehingga tidak menjadi beban bagi Pertamina Own Operation yang saya pimpin di lapangan Cepu,” pungkas Agus.

Sebagaimana diketahi, buruh yang bekerja pada GCI melakukan aksi sepontanitas tidak melakukan aktivitas pekerjaan pada semua fungsi. Hal itu dilakukan untuk menuntut hak gaji yang belum dibayarkan hingga sampai akhir pekan bulan Februani 2017. Seharusnya gaji para buruh diberikan setiap tanggal 1 pada awal bulan. Kondisi tersebut sudah sering terjadi dan berulang.(ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *