Petani Sekitar Pipa Blok Cepu Panen

panen

SuaraBanyuurip.comAli Imron

Tuban – Sejumlah petani di sekitar jalur pipa minyak Blok Cepu di Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, sejak bulan Januari lalu sudah mulai panen. Namun tidak semua padi mereka berhasil dipanen karena sebagian terendam banjir luapan Sungai Bengawan Solo.

“Alhamdulillah hari ini baru bisa panen, dan tidak terganggu hujan,” petani Desa Maibit, Parlan, kepada suarabanyuurip.com, Minggu (5/2/2017).

Dia bersyukur lahannya tidak ikut terendam air. Berbeda dengan lahan pertanian di desa tetangganya, Desa Bulurejo yang sebagian sudah terendam.

Ditanya berapa hasil produksi padinya, Parlan mengaku belum mengetahui karena belum selesai dilakukan panen. Hanya saja rata-rata lahannya seluas dua hektar mampu menghasilnya 14-15 ton.

“Semoga panen kali ini hasilnya tidak turun,” imbuhnya.

Meskipun padinya berhasil di panen, masih ada kendala yang membuatnya gelisah. Yakni dalam hal pengeringan gabah, sebab hampir setiap sore mulai puku 15:00-17:00 WIB wilayahnya sering diguyur hujan.

“Hasilnya gabahnya jelek, dan harganya murah karena proses pengeringannya kurang sempurna,” tambahnya.

Baca Juga :   Pelajar Bojonegoro Tewas Dikeroyok, Polisi Sebut Akibat Kecelakaan Lalu-lintas

Petani lain di Desa Bulurejo, Kecamatan Rengel, Kiswanto, membenarkan biasanya padi yang telah terendam langsung dipanen dini. Sedangkan padi yang masih aman dibiarkan sampai menguning.

Beruntung padi miliknya telah dipanen pada bulan Januari lalu, dan hasil produksinya stabil dengan tahun sebelumnya. Pada tahun 2016 sawahnya seluas satu hektar menghasilkan gabah 6 ton, begitupun tahun ini hasilnya sama.

Di antara petani yang kurang beruntung yang memiliki lahan di sekitar sumur Migas Pad C, Lapangan Mudi. Sampai hari ini, sejak meluapnya Bengawan Solo, masih terendam dan padinya tidak dapat dipanen.

Terpisah, Manajer Pusdalops BPBD Tuban, Frans Supriyadi, belum membalas pesan yang dikirim suarabanyuurip.com, tentang lahan pertanian di Kecamatan Rengel yang terendam air. (aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *