SuaraBanyuurip.com – Edi Supraeko
Bojonegoro – Pengaspalan jalan poros kecamatan Desa Katur, Kecamatan Gayam – Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menuju lokasi proyek Unitisasi Lapangan Gas Jambaran – Tiung Biru (JTB) masih terdapat perbedaan pendapat antara Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEPC) dengan kontraktornya, PT Pembangunan Perumahan (PP) yang mengerjakan pekerjaan sipil.
Pertamina EP Cepu menginginkan pengaspalan jalan setebal 4 centi meter (cm). Sedangkan PP menyarankan total ketebalan pengaspalan 11 cm.
“Saat ini masih ada perbedan pendapat soal itu,†kata Humas PP Edi Purwanto (bukan Edi Purnomo seperti ditulis sebelumnya), kepada suarabanyuurip.com, Minggu (12/2/2017).
Menurut dia, dengan ketebalan 4 cm akan menjadikan aspal jalan tidak bertahan lama. Karena jalan tersebut nantinya akan dilalui kendaraan pengangkut alat berat menuju lokasi JTB.
“Pertimbang kami seperti itu. Makanya kami menyarankan agar ketebalannya 11 cm,†ucap Edi.
Saat ini jalan tersebut telah dilakukan perbaikan dengan base course. Termasuk kerusakan jalan di depan Balai Desa Gayam yang sebelumnya ditanami pisang oleh warga setempat.
Namun karena masih adanya perbedaan pendapat ini, pengaspalan jalan yang rencanya akan dimulai pada Rabu (15/2/2017), belum diketahui kapan akan dilaksanakan.(edi)