Sebelas Bekas Tambang Galian C Rusak Berat

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Bagian Sumber Daya Alam (SDA) Bojonegoro, Jawa Timur, mencatat ada sebelas titik bekas galian C yang digunakan untuk pengurukan proyek Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, kondisinya rusak berat.

Sampai saat ini lokasi tersebut belum dilakukan reklamasi. Saat itu tambang tersebut digunakan PT Rekayasa Industri – Hutama Karya (Rekind – HK), kontraktor engineering, procurement and constructions (EPC) 5 Banyuurip.

“Kondisinya rusak parah,” ujar staf di Bagian SDA, Deddy Karuniawan kepada suarabanyuurip.com, Selasa (14/2/2017).

Sebelas titik bekas tambang itu berada di lima desa. Di antaranya Desa Semlaran, Desa Ketileng, Kecamatan Malo; Desa Donan Kecamatan, Purwosari; Desa Tebon, Kecamatan Padangan.

Semua lokasi bekas tambang tersebut sekarang ini dalam kondisi terbengkalai. Padahal sebelumnya akan dijadikan lahan pertanian.

“Dari lima tersebut dua diantaranya tidak mempunyai jaminan reklamasi. Tapi, yang lain meski ada jaminan reklamasi juga tidak dilakukan,” tandasnya.

Rusaknya bekas tambang galian c tersebut sangat disayangkan. Oleh sebab itu, untuk kedepannya semua penambangan darat yang sudah mengantongi izin harus melakukan reklamasi agar menyelamatkan lingkungan.

Baca Juga :   PPSDM Migas Gelar Pelatihan Operator Pengujian Air bagi Pekerja Medco E&P Natuna

Untuk diketahui, PT Rekind sekarang ini juga menjadi pemenang tender proyek fasilitas pemrosesan gas di Lapangan Unitisasi Jambaran – Tiung Biru (J-TB) yang dikendalikan Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEPC).(rien) 

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *