SuaraBanyuurip.com – Ali Imron
Tuban – Pemerintah Desa (Pemdes) Kumpulrejo, Kecamatan Bangilan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, berharap Kerja Sama Operasional (KSO) PT Tawun Gegunung Energy (TGE) ikut terlibat memperbaiki jembatan di wilayah setempat yang nyaris putus akibat diterjang banjir pada Senin (13/2). Permintaan ini karena jembatan tersebut menjadi akses utama menuju Lapangan Migas Tawun.
“Kami akan mencoba koordinasi dengan pimpinan TGE supaya memperhatikan kondisi jembatan,” ujar Kepala Desa Kumpulrejo, Ihsan, kepada suarabanyuurip.com, melalui sambungam teleponnya, Selasa (14/2/2017).
Seketika setelah jembatan ambrol, dirinya mengaku langsung berusaha menghubungi pimpinan TGE namun belum ada jawaban. Meski demikian, pihaknya bakal berusaha berkomunikasi supaya ada tanggung jawab KSO terhadap lingkungan.
Jembatan yang berada di Dusun Tuwiwiyan itu, ungkap Ihsan merupakan jalur penghubung dua kecamatan yakni Bangilan dan Tambakboyo. Praktis sampai saat ini belum ada kendaraan roda dua ataupun roda empat yang dapat melintas.
“Jalur antar kecamatan ini sudah kami komunikasikan dengan Muspika Bangilan dan BPBD Tuban,” imbuh pria ramah ini panjang lebar.
Untuk perbaikannya, Ihsan belum dapat informasi dari muspika setempat. Hanya saja informasi dari UPTD Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Bangilan jumlah kerugiannya sekira Rp 800 juta.
Kepala BPBD Tuban, Joko Ludiono mengungkapkan, setelah tim melakukan assessment  ke lokasi, kerusakannya tergolong berat. Hal ini berakibat dua desa di dua kecamatan, aksesnya lumpuh.
“Akan kami upayakan ada perbaikan secepatnya dari pihak berwenang,” jelasnya.
Pantauan di lokasi, terputusnya jembatan disebabkan sisi kanan dan kiri jembatan terkikis banjir. Tepat di bawah jembatan juga banyak ranting dan endapan lumpur yang menghambat aliran sungai.
Memasuki hari kedua pasca ambrolnya jembatan, belum ada upaya memasang jalur alternatif. Sampai kini jembatan hanya dapat dilalui pejalan kaki.
Terpisah, Field Manager PT TGE, Ervino belum membalas pesan singkat yang dikirimkan suarabanyuurip.com, sejak pukul 13:38 WIB. (aim)