Nelayan Temukan Anak Paus Mati

Paus mati

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban– Seekor anak paus berumur 3 bulan mati setelah tersangkut jaring nelayan Desa Panyuran, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Bangkai ikan Paus tersebut kini menjadi tontonan warga setempat, dan sempat viral di media sosial.

“Tersangkutnya Paus kemungkinan semalam,” ujar warga Desa Panyuran, Setiabudiman, kepada suarabanyuurip.com, ketika ditemui di lokasi, Kamis (16/2/2017).

Dugaan tersebut karena bangkai ikan di lokasi sudah lemas dan menimbulkan bau busuk. Sekaligus dibagian kepala berdarah bekas tersangkut jaring.

Sementara, nelayan yang menemukan ikan Paus, Samaaun menjelaskan, ditemukannya anak ikan jenis Mamalia tersebut sekitar pukul 07:00 WIB. Diakuinya jaringnya dipasang sehari sebelumnya, dan tadi padi dicek ternyata ada Paus tersangkut.

“Melihat anak Paus akhirnya dibawa ketepi pantai,” jelasnya.

Pria berkulit kelam ini mengaku sering menemukan Paus ataupun Hiu. Apalagi dalam kurun waktu Januari sampai Mei. Jeda waktu itu merupakan waktu migrasi ikan.

Terpisah, Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Tuban, Amenan, belum menerima laporan dari nelayan ditemukannya anak Paus. Seketika setelah dikonfirmasi suarabanyuurip.com, dia langsung menugaskan anak buahnya ke lokasi.

Baca Juga :   Pemkab Blora Kehilangan PAD Rp20 M

“Nanti kalau sudah diketahui jenisnya akan kami tindaklanjuti,” jelasnya.

Pantauan di lokasi, sampai sore ini bangkai ikan masih tergeletak di pantai. Warga setempat juga enggan membawanya dengan alasan berbagai macam. (Aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *