Tiga Kasus Kekerasan Seksual Terjadi di Gayam

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Kasus kekerasan seksual di bawah umur mulai merambah desa sekitar lapangan migas Banyuurip, Blok Cepu. Dinas Sosial (Dinsos) Bojonegoro, Jawa Timur, mencatat ada tiga kasus kekerasan seksual di bawah umur yang terjadi di Desa Gayam, Kecamatan Gayam, sepanjang tahun 2016.

Kepala Bidang Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Dinsos Bojonegoro, Dwi Harningsih mengatakan, kasus kekerasan anak dan perempuan di Bojonegoro pada tahun 2016, mengalami peningkatan dari tahun 2015.  Yakni dari 16 kasus menjadi 45 kasus.

Kasus tersebut terjadi beberapa wilayah kecamatan di Bojonegoro. Sebagian besar adalah kasus kekerasan seksual yang dialami anak di bawah umur.

“Dari jumlah itu kami hanya bisa memberi bantuan bagi 15 orang saja,” ucapnya.

Bantuan yang diberikan Dinas Sosial ini berupa pendampingan dan pembinaan bagi para korban kekerasan. Pembinaan dilakukan hingga kondisi psikologis korban membaik.

Sementara itu, Divisi Advokasi Pusat Perlindingan Perempuan dan Anak (P3A) Bojonegoro, Agus Suprianto menyatakan, maraknya kasus kekerasan seksual sekarang ini dikarenakan kecanggihan tekhnologi. Banyak semua kalangan baik tua maupun muda yang bisa mengakses internet dengan mudah.

Baca Juga :   Eksis saat Pandemi Covid-19: Media Berdaya, Disabilitas Berjaya

“Media sosial itu juga menjadi pemicu, jadi orang tua harus memberi perhatian lebih agar anak berhati-hati dalam menggunakan internet,” pesannya.(rien) 

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *