SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Sukses membuat destinasi wisata migas tradisional “The Teksas Wonocolo” di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) setempat kembali mewacanakan wisata migas modern.
Wisata migas modern yang sedang digagas adalah pengeboran minyak Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, di Kecamatan Gayam.
Menurut Kepala Disbudpar Bojonegoro, Amir Syahid, keberadaan pemboran migas Banyuurip memiliki daya tarik tersendiri dan mampu menyedot minat wisatawan. Karena lokasi ini memakai kecanggihan teknologi dalam melakukan pengeboran.
Di lokasi Banyuurip, lanjut Amir, pengunjung bisa melihat dan mengetahui bagaiamana pemrosesan minyak mentah yang dioperasikan menggunakan peralatan modern.
“Ini baru sebatas wacana. Kita masih mencari mitra yang pas untuk menjadi guide tour -nya,” Amir Syahid kepada suarabanyuurip.com, Sabtu (18/2/2017).
Menurutnya, jika wisata migas modern ini terealiasi, maka akan melengkapi wisata migas tradisional yang saat ini sedang kembangkan Bojonegoro bersama Pertamina Eksplorasi dan Produksi (EP) Aset 4 Field Cepu.
“Harapan kita bukan hanya Lapangan Banyuurip, tetapi juga Lapangan Sukowati Blok Tuban, Tiung Biru, dan Kilang Mini,” ucap mantan Camat Balen itu.
“Bayangan saya, wisatawan bisa masuk ke lokasi pengeboran modern milik ExxonMobil Cepu Limited atau lainnya dengan prosedur yang ditetapkan,” pungkas Amir.(rien)Â