Jalan Menuju J-TB Dibangun

Jalan menuju JTB dibangun

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro – Arus lalu lintas menuju sumur Gas Jambaran-Tiung Biru (J-TB) di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur semakin lancar setelah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro kembali melanjutkan pembangunan jalan yang tahun lalu belum terselesaikan tersebut dengan pavingisasi.

Meski belum tuntas pembangunannya, setidaknya warga di sekitar ladang Migas itu semakin mudah dan cepat untuk beraktivitas. Sebab jalan sepanjang kurang lebih tiga kilo meter di kawasan hutan tersebut selain jalan poros Desa Ngasem – Bandungrejo juga merupakan jalan tembus yang menghubungkan desa-desa sekitar wilayah Kecamatan Gayam.

Semisal, warga Desa Gayam, Mojodelik, Kecamatan Gayam menuju Bandungrejo, Ngasem, Ngadiluwih, Kecamatan Ngasem atau sebaliknya.

“Alhamdulillah jalannya sudah dipaving lagi, Pak. Jadi saya sekarang lebih lancar jika mau ke ladang maupun ke Desa Bandungrejo,” kata warga Desa Ngasem, Yanto, kepada suarabanyuurip.com, Selasa (21/2/2017).

Dengan dibangunnya jalan yang menghubungkan antara Desa Bandungrejo – Desa Ngasem maupun ke Kantor Kecamatan Ngasem. Maka warga juga akan lebih mudah untuk mengurus administrasi ke kantor kecamatan maupun kegiatan warga lainnya.

Baca Juga :   6.000 Nelayan Tuban Miliki Asuransi

“Dibangunnya jalan tembus lokasi proyek J-TB ini, selain dapat kembali memperlancar warga menuju sawah juga memperlancar arus lalu-lintas dan perekonomian warga,” jelasnya.

“Dengan jalannya bagus, tentu disaat musim panen nanti petani akan semakin mudah mengangkut hasil panennya,” sambung Yasir warga lain.

Terpisah, Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat Desa (Kasi PMD) Kecamatan Ngasem,  Eko mengatakan, pembangunan jalan poros Desa Ngasem-Bandungrejo tersebut dikerjakan langsung oleh Dinas Pekerjaan Umum (DPU). Dengan sumber dananya berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Bojonegoro.

“Pembangunan jalan ini merupakan tahap lanjutan yang pada tahun lalu belum terselesaikan. Panjangnya kurang lebih 300 meter,” ujarnya.(sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *