Modin di Blok Cepu Dilatih Mandikan Jenazah

latih modin

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Sebanyak 120 modin atau petugas yang biasa memandikan jenazah di empat desa di wilayah Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, dilatih memandikan jenazah penderita penyakit menular, termasuk HIV/AIDS.

Empat desa tersebut adalah Desa Mojodelik, Desa Gayam, Desa Brabowan, dan Desa Bonorejo. Pelatihan ini dilaksanakan Dinas Kesehatan Bojonegoro bekerjasama dengan operator Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL).

Kasi Pencegahan Penularan Penyakit Dinas Kesehatan Bojonegoro dr, Whenny Dyah, mengungkapkan, pelatihan ini diberikan agar para modin mengetahui cara memandikan jenazah dengan benar, salah satunya menggunakan alat pelindung diri. 

“Tujuannya untuk menghindari penyakit menular yang menjangkit jenazah,” ujarnya, Rabu (22/2/2017).

Selain itu, mereka juga diajarkan bagaimana cara membunuh bakteri di dalam jenazah. Dengan begitu, baik modin atau keluarga yang memandikan jenazah memahami dengan benar tujuan pelatihan ini.

“Jangan disalah artikan ya, cara ini mengantisipasi agar tidak tertular,” ungkapnya.

Cara aman yang diajarkan memandikan jenazah di antaranya menggunakan tutup kepala misalkan peci, penutup tubuh berupa celemek dari bahan plastik, penutup tangan berupa sarung tangan, dan masker untuk menutup wajah. 

Baca Juga :   Dinkes Kekurangan 193 Tenaga Medis

“Kita akan biasakan hal baru yang lebih aman kepada masyarakat,” tandasnya. 

Sementara itu, juru bicara dan humas EMCL, Rexy Mawardijaya, menambahkan, jumlah peserta yang mengikuti pelatihan ini untuk masing-masing desa ada 30 orang. 

” Pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen kami dibidang kesehatan. Kita ingin membantu meningkatkan taraf hidup masyarakat,” pungkasnya. (rien) 

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *