SuaraBanyuurip.com -Â Totok Martono
Lamongan – Pasar Desa Sekaran, Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, menjadi duta Kabupaten Lamongan diajang lomba pasar tradisional tingkat Jawa Timur tahun 2017.
Ditunjuknya pasar Desa Sekaran oleh Kantor Badan Pemberdayaan Masyarakat (Bapemas) Lamongan setelah pasar Desa Sekaran menyabet juara I, dan mendapat penghargaan Kuda Mas Word Bupati Lamongan.
“Tidak ada persiapan khusus yang dilakukan pengurus pasar dan Pemerintah Desa (Pemdes) Sekaran untuk lomba pasar tradisional tingkat Jawa Timur (Jatim). Hanya pembenahan adminstrasi dan menjaga ketertiban dan kebersihan pasar,” kata Kepala Desa (Kades) Sekaran, Isman Asfendi, kepada Suarabanyuurip.com, Selasa (28/2/2017).
Selama ini pasar Desa Sekaran yang merupakan pasar tradisional terbesar di Kabupaten Lamongan infrastuktur dan pengelolaannya sudah cukup bagus. Didalam pasar dengan 610 pedagang ini sudah dilengkapi dengan kantor, musholla, ponten yang cukup representatif.
Pasar dengan jumlah 439 kios, 136 los dan 35 lapak ini memiliki 4 orang pengurus, 3 orang petugas jaga, 4 orang petugas kebersihan dan satu orang petugas keamanan.
“Dari hasil pengelolaan pasar setiap tahunnya dikembalikan untuk perawatan dan pengembangan pasar. Sehingga meski pasar tradisional, pasar Desa Sekaran tidak kalah dengan pasar modern, ” jelas Isman.
Dari pengelolaan pasar pertahunnya terhimpun dana kurang lebih sebesar Rp 300 juta. Dirinya optimis dalam lomba pasar tradisional tingkat Jatim pasar Desa Sekaran bisa meraih prestasi optimal.
Camat Sekaran, Yuli Wahyuwono, dikonfirmasi terpisah mengatakan, pasar Desa Sekaran cukup layak mewakili Kabupaten Lamongan ditingkat Jatim.
“Pasar Sekaran menjadi salah satu penggerak ekonomi warga di Kecamatan Sekaran. Kesejahteraan warga juga tumbuh signifikan dengan banyaknya pedagang di pasar Sekaran,” ungkap Yuli.(tok)