SuaraBanyuurip.com -Â Totok Martono
Lamongan – Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi jenis Pertamax kembali naik, Jumat (3/3/2017) lalu. Kenaikannya relatif kecil hanya Rp100 perliter atau dari harga Rp 8.050, naik menjadi Rp8.150 perliter.
Menurut beberapa operator Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di jalan nasional Babat-Lamongan, Jawa Timur. Kenaikan harga pertamax kali ini relatif paling rendah dibanding kenaikan harga yang terjadi sebelumnya.
“Biasanya kenaikan pertamax dan BBM non subsidi lainnya sekira Rp200 perliter. Saat ini naiknya hanya Rp Rp100 perliter,” kata opertor SPBU Sukodadi, Wanto, kepada suarabanyuurip.com, Minggu (5/3/2017).
Kenaikan harga pertamax tersebut tidak berdampak pada penjualan. Para konsumen juga memakhlumi.
“Sudah biasa harga Bahan Bakar Khusus (BBK) naik turun setiap bulan. Naik dan turunnya harga juga relatif kecil,” tambah operator SPBU Babat, Ali.
Setiap kali harga BBK naik dan turun, petugas SPBU hanya melakukan penyetingan harga dimesin dispenser.( tok)