Optimis Temukan Cadangan Gas

Agus Amperianto

SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora – Pertamina EP Asset 4 Field Cepu, sampai saat ini masih menyiapkan material untuk melakukan pengeboran pada sumur Nort Kedungtuban (NKT)  01 TW di Desa Bajo, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Hal itu dilakukan untuk mencari potensi gas pada setruktur Kedungtuban (KTB) komplek. Sebagai pemenuhan gas pada pembangkit listrik Indonesia Power.

Pencarian gas tersebut, menurut Agus Amperianto, Field Manager Pertamina EP Asset 4 Field Cepu, sebagai langkah mengantisipasi penurunan produksi gas dari sumur-sumur di wilayah KTB komplek yang dialirkan pada Central Processing Plant (CPP) Gundih.

“Terutama sebagai pemenuhan pada komitmen kami dalam memenuhi kebutuhan gas sebesar 50 MMSCFD,” katanya, kepada suarabanyuurip.com, Senin (6/3/2017). 

Saat ini, kata dia, pemenuhan gas tersebut baru tercapai 90 persen. “Kira-kira baru mencapai 40 – 42 MMSCFD,” jelas Agus.

Meskipun unit pengolahan gas milik Pertamina memilki kapasitas sebesar 70 Million Standard Cubic Feet per Day (MMSCFD (gas) atau Juta Standar Kaki Kubik per Hari (gas). Kondisi tersebut disusul dengan terjadinya masalah pada kepala sumur KTB 3 dan KTB 6. Sehingga perlu dilakukan perbaikan. Dengan cara mematikan system, supaya alat bisa masuk dan dilakukan perbaikan.  

Baca Juga :   PoD Sumur NGU 1X Belum Keluar Persetujuan Kementerian ESDM

Dengan dilakukannya pengeboran pada sumur NKT 01, Agus optimis bisa menemukan cadangan gas sesuai dengan Plant of Development (PoD).

“Material pengeboran tengah kita siapkan dan sesegera mungkin dilakukan operasi,” kata dia.

Pihaknya juga mengaku, telah mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora dalam rencana operasi tersebut.

“Izin lingkungan juga sudah keluar dari Pemkab Blora,” pungkasnya.  (ams) 

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *