SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Â Rencana Pemerintah Desa dan masyarakat Ngampel, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, memblokir Lapangan PAD B Lapangan Sukowati, Blok Tuban, dibatakan.
Alasannya, Joint Operating Body Pertamina – PetroChinas East Java (JOBP-PEJ) akan membayar setengah biaya program corporat social responsibility (CSR) yang sudah dikeluarkan desa melalui anggaran.Â
“Iya batal, karena ada kesepakatan minggu depan dana CSR tahun 2016 akan dibayar,” ujar ketua tim CSR Desa Ngampel, Sutrisno, kepada Suarabanyuurip.com, Jumat (10/3/2017) kemarin.
Dari total Rp461.371.253,79, baru dibayarkan 30 persennya saja atau kurang lebih Rp100 jutaan.
“Sisanya, yang tiga ratus jutaan masih akan dibayarkan separuhnya lagi, ya tidak apa-apa. Yang penting ada pembayaran dulu,” imbuhnya.
Pihaknya berharap, anggaran desa yang digunakan untuk program CSR tersebut bisa kembali semuanya sebelum akhir tahun 2017. Agar, program selanjutnya bisa dilaksanakan sebelum memasuki tahun 2018.
“Takutnya, kalau 2016 belum beres, tahun 2017 terabaikan,” tandasnya. (rien)