SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Program Ayo Sekolah dengan dukungan bantuan pendidikan untuk menciptakan masyarakat cerdas yang getol dilaksanakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur, mendapat apresiasi dan dukungan penuh Anggota Komisi VIII DPR RI, Kuswiyanto,
Dalam masa resesnya, politisi senayan dari daerah pemilihan (Dapil) Bojonegoro dan Tuban, itu mendatangi langsung keluarga Munadji(57), warga Klangon, Kecamatan Bojonegoro, yang anaknya putus sekolah untuk diajak kembali melanjutkan sekolahnya.
Dia adalah Dony(15), siswa SMP 6 Bojonegoro ini putus sekolah karena terpengaruh pergaulan anak punk (anak jalanan yang berpenampilan nyleneh).
“Kasihan, karena terbiasa nongkrong dengan kelompok ini, banyak anak meninggalkan bangku sekolah, bahkan beberapa waktu lalu ada yang hilang,” kata Kang Kus- sapaan akrab Kuswiyanto saat mengantar Dony kembali kesekolahannya.
Sahabat dekat Bupati Bojonegoro, Kang Yoto, itu menegaskan betapa pentingnya pendidikan bagi anak-anak untuk meraih masa depan. Karena di sekolah anak-anak bisa memperoleh wawasan, ketrampilan, tehnologi bahkan relasi.
Karena itu, guna mendukung gerakan “Ayo Sekolah” yang diinisiasi Bupati Bojonegoro ini, Kang Kus mengajak semua masyarakat bersinergi mulai dari organisasi pemerintah daerah (OPD), pemerintah kecamatan, desa dan masyarakat luas, jika masih menemukan siswa putus sekolah utamanya tingkat SD hingga SMA agar segera melaporkan pada pemerintah setempat.
“Sehingga jangan sampai ada lagi warga Bojonegoro yang tak bersekolah,” tegas Kang Kus.
Sementara itu, Kepala SMPN 6 Bojonegoro, Muhtarom menyatakan, akan memberikan pembinaan khusus beberapa waktu sebelum Dony masuk ke kelasnya.
“Kita akan berikan pembinaan khusus mungkin selama satu hingga dua minggu kepada dia. Karena ada catatan dari bagian kesiswaan yang perlu mendapat perhatian,” terang Kepsek asal Baureno ini.(rien)