SuaraBanyuurip.com -Â Ahmad Sampurno
Blora – Beberapa titik di wilayah Kabupaten Blora, Jawa Tengah bagian selatan dikepung banjir akibat hujan yang turun cukup lebat selama hampir tiga jam. Ketinggian air, rata-rata setinggi paha orang dewasa hingga pinggul.Â
Menurut Eko, salah satu relawan Kecamatan Cepu, menuturkan, ada beberapa titik yang terjadi banjir. Diantaranya, sepanjang Jalan Ngareng hingga pertigaan kapur tulis. Lokasi lain, lanjut Eko, di Jalan Cepu-Randublatung Desa Mulyorejo, Lingkungan gang Trikarya Kelurahan Balun, serta Komplek Muhammadiyah.
“Banjir masih terus berlanjut hingga mengakibatkan arus lalulintas tersendat,” kata Eko, kepada suarabanyuurip.com, Senin (13/3/2017) malam.Â
Lembaga Penanggulangan Bencana Muhammadiyah, Tandon Pribadi, Â menambahkan, banjir di komplek Muhammadiyah hingga menggenangi Rumah Sakit PKU Muhammadiyah sore tadi. “Sebagian pasien harus dilakukan evakuasi,” terangnya.Â
Dari pantauan Lembaga tersebut, wilayah lain di Blora selatan juga terjadi banjir. Di Desa Wadung dan Ningalan, Kecamatan Kedungtuban, dengan ketinggian air 20 – 50 centimeter, sampai memasuki pemukiman warga. Kemudian di Desa Kelompok, lima rumah terendam air.
“Sore tadi di jalan Cepu-Randublatung tepatnya komplek Lapangan Sepakbola Kedungtuban terjadi banjir dengan arus cukup deras,” ujarnya.Â
Untuk Kecamatan Kradenan, terjadi di wilayah Desa Sumber dan Desa Mojorembun dengan ketinggian mencapai lutut orang dewasa. Sementara di Kecamatan Randublatung terjadi di wilayah Desa Bapangan.
“Untuk wilayah Bapangan ini satu RT terendam banjir,” jelasnya.Â
Hingga berita ini diturunkan, tim relawan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Blora terus melakukan pemantauan. (ams)