Tak Ada Hasil, Kontraktor Lokal Blokir Fly Over

Kontraktor kokal blokade fly over

SuaraBanyuurip.com - Samian Sasongko

Bojonegoro – Tak ada titik temu dan merasa saling melempar tanggungjawab antara EMCL dengan PT Hutama Karya (HK) diperundingan membuat kontraktor lokal di wilayah Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, yang terlibat di pekerjaan rekayasa, pengadaan dan konstruksi (Engineering, Procurement and Constructions/EPC) – 5 Banyuurip, Blok Cepu, langsung melakukan aksi pemblokiran jalan di jembatan layang (fly over), Senin (13/3/2017).

“Saya tidak bermasud menghambat proyek Banyuurip tapi nuntut hak saya yang belum dipenuhi. Kami sudah jengkel pada saling melempar tanggungjawab. Jadi terpaksa kami lakukan pemblokiran ini,” kata Direktur CV Jawa Ekpress,  Hadi, kepada suarabanyuurip.com dan diamini oleh Direktur CV Chandra Kharisma Jaswadi dan CV Mitra Kinasih Sukirno.

Namun aksi pemblokiran dengan menghadangkan mobil di fly over tersebut tak berlangsung lama hanya sekitar 15 menit setelah Kapolsek Gayam AKP Wiwin Rusli dan Komandan Pam Ovit Kompol Sutarjo menemui para kontraktor lokal dengan memberikan pejelasan tentang aturan dalam melakukan orasi.

Baca Juga :   Wilayah Asset 4 Rawan Kekeringan

“Saya ikuti petunjuk dan aturan yang diberikan oleh beliau Pak Kapolsek Gayam dan Pak Komandan Pam Ovit. Setelah ini akan kami blokir total dengan pengerahan massa yang lebih banyak lagi sampai tuntutan hak kami dipenuhi,” ancam Hadi.

Kondisi jalan layang saat ini sudah kembali normal seperti hari-hari biasanya.(sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *