Hiswana Berharap Pertamini Tidak Ditutup

Abdul Haris Hiswana Lamongan

SuaraBanyuurip.com - Totok Martono

Lamongan – Kabar akan ditutupnya operasional Pom Mini (usaha Pertamini) di wilayah Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, ditanggapi serius oleh Himpunan Pengusaha Swasta Gas dan Minyak Bumi (Hiswana) Kabupaten Lamongan. Diharapkan agar usaha Pertamini tersebut tidak ditutup.

“Ada kabar jika operasional pom mini akan ditutup karena dianggap membahayakan. Kami mengharapkan Pemkab Lamongan mengambil pertimbangan yang bijak sebelum menutup usaha ini,” kata Bendahara dan juru bicara Hiswana, Abdul Haris Yahya, kepada suarabanyuurip.com, Rabu (15/3/2017).

Menurutnya usaha pertamini meski terlihat sederhana dibutuhkan modal lumayan besar hingga puluhan juta. Jika harus ditutup maka pengusaha pertamini akan dirugikan dan berakses pada gejolak sosial yang lebih besar.

“Pertamini sebenarnya juga memiliki andil besar mendistribusikan bahan bakar hingga kepelosok-pelosok desa. Apalagi bahan bakar yang dijual juga non subsidi pemerintah,” cetus Yahya.

Pihak perwakilan Hiswana beberapa waktu lalu sudah menghadap langsung ke Kepala Dinas Perindutrian dan Perdagangan Pemkab Lamongan, Mohammad Zamroni, untuk menanyakan kebenaran dari isu akan ditutupnya pertamini di Lamongan.

Baca Juga :   Deklarasikan Laskar Anti Narkoba

“Saat itu Pak Zamroni belum bisa memberikan kepastian karena masih baru menjabat Kadis Perindag. Beliau akan meminta petunjuk Pak Bupati,” ujar Yahya yang juga Manager SPBU Siman ini.

Di Kabupaten Lamongan sendiri terdapat 87 pertamini yang sebagian besar berada di desa-desa.

“Sebanyak 87 Pertamini itu data yang tercatat di 24 Kecamatan dari 27 Kecamatan di Kabupaten Lamongan. Sedang jumlah Pertamini di tiga kecamatan lainnya belum terdata,” papar Yahya tanpa menyebut nama tiga kecamatan yang di maksud.

Kadis Perindag, Mohammad Zamroni, di komfirmasi melalui ponselnya tentang ‘nasib’ Pertamini di Kabupaten Lamongan hingga berita ini diturunkan belum memberikan jawaban.(tok)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *