BUMD Bojonegoro Akan Kelola 540 Sumur Tua

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Sebanyak 540 sumur minyak tua milik Pertamina Eksplorasi dan Produksi (EP) Asset IV Field Cepu akan dikelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bojonegoro, Jawa Timur, PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS).

Ratusan sumur tua peninggalan kolonial Belanda itu tersebar di tiga lapangan di Kecamatan Kedewan. Ketiga lapangan itu adalah Lapangan Dangilo di Desa Hargomulyo, serta Lapangan Ngrayong di Desa Beji, dan Lapangan Wonocolo di Desa Wonoclo.

Sesuai fatwa Kejaksaan Agung (Kejagung), dari tiga lapangan itu ada 540 sumur yang sekarang menjadi milik Pertamina EP akan diberikan kepada PT BBS untuk dikelola. Untuk mengelola tiga lapangan tersebut, BBS diminta untuk melengkapi segala dokumen termasuk dokumen tekhnis. 

“Jika dokumen tekhnis lengkap, tanggal 22 kami diminta melakukan paparan,” kata Direktur Operasional PT BBS, Tonny Ade Irawan, saat hearing dengan Komisi B, Selasa (14/3/2017) lalu. 

Untuk menglola ratusan sumur tersebut BBS menggandeng lembaga minyak dan gas (Lemigas) karena dianggap sebagai lembaga yang memiliki kewenangan dalam melakukan penelitian di sumur tua.

Baca Juga :   PT BBS Mendapat Jatah Minyak Mentah

Meski belum berupa kerjasama, dari diskusi dengan Lemigas, lanjut Tonny, ada pemikiran bagaimana meningkatkan produksi setiap sumur dari  5 barel per hari (bph) bisa naik menjadi 10 bph.

“Asusmsi kami seperti itu. Kita masih mengkaji keekonomiannya,” pungkas Tonny.(rien) 

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *